KITASULTRA.COM | KONAWE – Kursi Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), yang hingga kini masih kosong mulai menjadi perhatian di tengah proses pendefinitifan Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd. sebagai Bupati Kolaka Timur.
Perkembangan tersebut turut memunculkan sejumlah nama yang dinilai berpotensi masuk dalam bursa calon Wakil Bupati Kolaka Timur. Salah satu figur yang mulai mencuat adalah Nasrullah Faizal, S.H., politikus kelahiran 1990 yang kini menjabat Wakil Ketua II DPRD Konawe sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Konawe.
Yosep Sahaka sebelumnya dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolaka Timur sejak Agustus 2025. Penunjukan tersebut berlangsung setelah Bupati Kolaka Timur sebelumnya, Abdul Azis, S.H., M.H., tersandung persoalan hukum dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hampir satu tahun menjalankan tugas sebagai Plt Bupati, Yosep Sahaka kini tengah berproses untuk ditetapkan sebagai Bupati Kolaka Timur definitif.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, sebelumnya menjelaskan bahwa proses pendefinitifan Yosep Sahaka masih berlangsung sesuai mekanisme serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Jika Yosep Sahaka telah resmi dilantik sebagai Bupati Kolaka Timur definitif, proses politik selanjutnya akan bergeser pada pengisian jabatan Wakil Bupati Kolaka Timur.
Pasangan Abdul Azis-Yosep Sahaka sebelumnya diusung oleh Partai NasDem, PAN, dan PSI dalam Pilkada Kolaka Timur. Ketiga partai tersebut memiliki peran dalam proses pengusulan calon Wakil Bupati.
Berdasarkan mekanisme yang berlaku, partai politik pengusung akan mengajukan dua nama kandidat kepada DPRD Kabupaten Kolaka Timur. Kedua kandidat tersebut kemudian akan mengikuti tahapan pemilihan melalui rapat paripurna DPRD Kolaka Timur.
Dalam perkembangan bursa tersebut, nama Nasrullah Faizal mulai menjadi salah satu figur yang diperbincangkan. Sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Konawe sekaligus Wakil Ketua II DPRD Konawe, Nasrullah dinilai memiliki peluang untuk dipertimbangkan dalam proses tersebut.
Namun, hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari partai politik pengusung mengenai dua nama yang akan diajukan kepada DPRD Kolaka Timur.
Nasrullah juga diketahui memiliki kedekatan dengan Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, S.H., yang merupakan putra Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, S.H.
Saat ditemui di Unaaha, Senin (17/8/2026), Nasrullah menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses pencalonan apabila Partai NasDem memberikan rekomendasi.
“Insya Allah, doakan saja semoga dimudahkan,” ujar Nasrullah.
Menurut Nasrullah, apabila partai memberikan restu dan perintah untuk mengikuti proses tersebut, dirinya siap menjalankan amanah tersebut, termasuk mendampingi Yosep Sahaka dalam melanjutkan roda pemerintahan Kolaka Timur hingga masa jabatan periode 2025–2030 berakhir.
“Kalau ada perintah, saya siap untuk itu,” tegasnya.
Meski demikian, Nasrullah menyadari bahwa penentuan kandidat Wakil Bupati Kolaka Timur sepenuhnya harus melalui mekanisme partai politik pengusung. Setelah dua nama ditetapkan untuk diusulkan, tahapan berikutnya menjadi kewenangan DPRD Kolaka Timur melalui proses pemilihan sesuai aturan yang berlaku.
Dengan demikian, persaingan menuju kursi Wakil Bupati Kolaka Timur masih sangat dinamis. Sejumlah figur berpeluang muncul hingga partai pengusung akhirnya menentukan dua nama yang akan dibawa ke DPRD Kolaka Timur.
Laporan: Redaksi












