DaerahEkobisHeadlineHukrimPolitikSosial Budaya

Konflik Lahan di Angata Memanas, Bupati Konsel Hentikan Sementara Aktivitas PT Marketindo Selaras

24
×

Konflik Lahan di Angata Memanas, Bupati Konsel Hentikan Sementara Aktivitas PT Marketindo Selaras

Sebarkan artikel ini

KITASULTRA.COM | KONSEL Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalengggo, resmi menghentikan sementara seluruh aktivitas pembukaan lahan oleh PT Marketindo Selaras (PT MS) di Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan. Keputusan ini diambil menyusul insiden perkelahian antara karyawan perusahaan dan kelompok tani yang menyebabkan tiga orang luka-luka.

Penghentian sementara ini ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Konsel Nomor 500.8.1/2741 tertanggal 10 Juni 2025 yang ditujukan langsung kepada Manajer Operasional PT MS.

Irham Kalengggo menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa bentrok yang terjadi pada 6 Juni 2025 di lokasi kegiatan pembukaan lahan perusahaan.

“Sehubungan dengan adanya insiden perkelahian antara karyawan PT Marketindo Selaras dengan kelompok Aliansi Masyarakat Tani Angata, yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka, kami menyampaikan keprihatinan dan perhatian serius atas kejadian tersebut,” ujar Irham dalam keterangan resminya.

Bupati Irham menegaskan bahwa penghentian sementara ini berlaku untuk seluruh aktivitas pembukaan lahan PT MS di wilayah seluas 1.300 hektare. Kebijakan ini akan berlaku hingga proses hukum atas insiden tersebut selesai dan status klaim atas lahan yang disengketakan mendapatkan kejelasan hukum.

“Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar lokasi, khususnya di Kecamatan Angata, serta untuk mencegah potensi konflik lanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irham meminta manajemen PT Marketindo Selaras untuk berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan, pemerintah desa dan kecamatan, serta seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi damai atas konflik yang terjadi.

“Kami berharap penyelesaian dapat dilakukan melalui pendekatan musyawarah dan kekeluargaan, demi menjaga kondusivitas wilayah dan keadilan bagi seluruh pihak,” tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Marketindo Selaras terkait penghentian aktivitas maupun konflik yang tengah berlangsung.

Laporan: Redaksi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!