DaerahEkobisHeadlinePendidikanSosial Budaya

Dari Balik Hutan Konawe, Lalomerui Kini Terhubung Dunia Lewat Program Internet Desa PT SCM

10
×

Dari Balik Hutan Konawe, Lalomerui Kini Terhubung Dunia Lewat Program Internet Desa PT SCM

Sebarkan artikel ini
PT SCM Routa Serah Terima Internet Desa kepada Pemerintah Desa yang diterima langsung oleh Kepala Desa Lalomerui Taksir Unggahi (kemeja putih).

KITASULTRA.COM | KONAWE – Bertahun-tahun warga Desa Lalomerui di Kecamatan Routa hidup dalam keterbatasan akses komunikasi. Jarak ratusan kilometer dari pusat Kabupaten Konawe membuat berbagai urusan administrasi dan pendidikan harus ditempuh dengan perjalanan panjang.

Kini, situasi itu berubah. Melalui program “SCM Peduli”, PT Sulawesi Cahaya Mineral menghadirkan internet desa gratis yang terpasang di kantor desa dan sekolah-sekolah.

Bekerja sama dengan PLN Icon Plus SBU Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur, proyek penarikan fiber optic dilakukan sejak awal Januari 2026. Medan berat Kecamatan Routa tak menyurutkan proses instalasi hingga jaringan dengan kapasitas 200 Mbps dapat dinikmati warga.

Bagi dunia pendidikan, kehadiran internet menjadi angin segar. Kepala SMPN 2 Routa, Imran, mengungkapkan selama ini siswa harus pergi ke ibu kota kabupaten untuk mengikuti Asesmen Nasional.

“Tahun ini kami bangga bisa ujian di sekolah sendiri,” katanya, belum lama ini.

Hal serupa dirasakan para guru SDN Lalomerui yang sebelumnya kesulitan mengakses Dapodik secara daring.

Pemasangan Jaringan Internet Desa di Desa Lalomerui Kecamatan Routa

Kepala Desa Lalomerui, Taksir Unggahi, menilai internet bukan sekadar fasilitas, melainkan jembatan pengetahuan dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat lingkar tambang.

Namun, Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, mengingatkan agar pemanfaatannya tetap dalam pengawasan orang tua dan guru.

Peresmian fasilitas dilakukan 4 Februari 2026 dan dihadiri manajemen PT SCM Site Konawe, perwakilan PT Merdeka Battery Minerals, PLN Icon Plus, guru, dan tokoh masyarakat.

Kini, dari balik perbukitan dan hutan Konawe, Lalomerui tak lagi terputus dari dunia luar. (AKS/CA-SCM)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!