DaerahEkobisHeadlinePendidikanSosial Budaya

Dari Tambang untuk Pendidikan, Komitmen PT SCM Bangun Masa Depan Generasi Routa

2
×

Dari Tambang untuk Pendidikan, Komitmen PT SCM Bangun Masa Depan Generasi Routa

Sebarkan artikel ini
Salah satu sekolah di Routa yang merupakan kontribusi nyata PT SCM

KITASULTRA.COM | KONAWE – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum bermakna bagi dunia pendidikan di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe.

Di tengah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Konawe, PT Sulawesi Cahaya Mineral (PT SCM) menghadirkan kontribusi nyata melalui penyerahan fasilitas penunjang pendidikan bagi sekolah di wilayah lingkar tambang.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Teknik Tambang PT SCM, Didik Fotunadi, kepada perwakilan guru SDN Wiwirano Atas dan SDN Lalomerui, disaksikan oleh Bupati Konawe dan jajaran Forkopimda.

Lebih dari sekadar simbolis, bantuan ini menghadirkan perubahan konkret. Di dua sekolah tersebut, PT SCM membangun rumah dinas guru, ruang komputer, serta kantin sehat—fasilitas yang diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, nyaman, dan mendukung tumbuhnya semangat belajar siswa.

Program renovasi ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan PT SCM, yang dilaksanakan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Untuk periode 2025–2026, perusahaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,1 miliar guna mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan dasar di wilayah lingkar tambang.

Didik Fotunadi menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis untuk masa depan daerah.

“Pendidikan adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak di wilayah lingkar tambang memiliki akses terhadap fasilitas pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Penyerahan Kunci secara simbolis kepada salah satu Kepala Sekolah di Routa

Komitmen tersebut tidak berhenti pada pembangunan fisik. PT SCM juga secara konsisten menjalankan program insentif bagi guru honorer sejak 2024. Dari hanya empat penerima di awal, kini program tersebut telah menjangkau 45 guru di Kecamatan Routa, dengan total anggaran Rp737 juta pada 2026.

Di sisi lain, perusahaan juga membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui program beasiswa. Sejak diluncurkan pada 2024 dengan 53 mahasiswa penerima, program ini terus berkembang. Pada 2025, skemanya diperluas menjadi tiga kategori, termasuk kerja sama dengan Universitas Lakidende.

Hingga 2026, jumlah penerima beasiswa meningkat signifikan menjadi 136 mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di Sulawesi Tenggara, Makassar, maupun daerah lain di Indonesia.

Total anggaran yang digelontorkan untuk program beasiswa ini telah melampaui Rp1,5 miliar.

Melalui langkah-langkah tersebut, PT SCM menunjukkan bahwa kehadiran industri tambang tidak hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya alam, tetapi juga pada pembangunan manusia.

Momentum Hardiknas pun menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan sinergi semua pihak pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang di Routa.

 

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!