DaerahEkobisHeadlineSosial Budaya

Mosehe Wonua di Lalomerui, Wakil Bupati Konawe Tekankan Persatuan dan Dukungan terhadap Investasi

66
×

Mosehe Wonua di Lalomerui, Wakil Bupati Konawe Tekankan Persatuan dan Dukungan terhadap Investasi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si saat memberikan sambutan.

KITASULTRA.COM | KONAWE – Upacara adat Mosehe Wonua yang dilaksanakan di Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan masyarakat serta memperkuat komitmen bersama terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam menyikapi kehadiran investasi.

Ritual adat budaya Tolaki yang berlangsung di Lapangan Desa Lalomerui pada Sabtu, 7 Februari 2026, diawali dengan prosesi peletakan adat, pembacaan doa, dan penyematan pin adat Kalosara oleh Ketua Lembaga Adat Tolaki (LAT) Konawe kepada Kepala Desa Lalomerui.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyembelihan hewan adat sebagai simbol pensucian wilayah dan kebersamaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, Wakil Ketua I DPRD Konawe Nuryadin Tombili, ST bersama segenap anggota DPRD lainnya, tokoh adat, aparat keamanan, pemerintah kecamatan dan desa, keluarga besar Tamalaki, serta perwakilan perusahaan.

Kehadiran lintas elemen ini menegaskan bahwa pembangunan Routa hanya dapat berjalan melalui kebersamaan dan persatuan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Konawe menegaskan bahwa Kecamatan Routa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Kabupaten Konawe.

Syamsul Ibrahim menyampaikan salam Bupati Konawe yang berhalangan hadir karena tugas negara, sekaligus mengajak masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, pembangunan daerah, termasuk di Routa, tidak akan berhasil tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Prosesi adat Mosehe Wonua di Desa Lalomerui Kecamatan Routa.

Ia juga menyoroti mulai dirasakannya manfaat investasi, terutama dalam pembukaan lapangan kerja dan pembangunan infrastruktur jalan.

“Alhamdulillah, investasi sudah masuk dan manfaatnya mulai dirasakan. Jalan yang dibangun perusahaan bukan hanya untuk kepentingan industri, tetapi juga untuk masyarakat dalam menunjang aktivitas ekonomi,” ujarnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan agar masyarakat bersikap bijak dalam menyikapi perbedaan pendapat. Ia menegaskan bahwa aspirasi boleh disampaikan, namun harus tetap menjunjung hukum dan ketertiban.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat Routa untuk mendukung investasi demi masa depan generasi mendatang.

“Anak dan cucu kita masih akan hidup lama di sini. Jangan sampai peluang yang ada justru kita sia-siakan,” pungkasnya.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!