KITASULTRA.COM | KONAWE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Konawe berhasil mengungkap dugaan penyebab kelangkaan gas LPG subsidi 3 kilogram (kg) yang belakangan dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (9/6/2026).
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku beserta barang bukti berupa 420 tabung gas LPG 3 kg yang diduga hendak dibawa dan diperjualbelikan ke luar daerah.
Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP La Ode Muh. Jefri Hamzah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa ketiga terduga diamankan saat sedang mengangkut ratusan tabung gas LPG subsidi menggunakan dua unit kendaraan pikap.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dua terduga berinisial MM dan A diketahui sedang memuat sebanyak 170 tabung gas LPG 3 kg menggunakan mobil pikap Suzuki Carry warna silver. Sementara seorang terduga lainnya, berinisial R, kedapatan mengangkut 250 tabung gas LPG 3 kg menggunakan mobil pikap Daihatsu Grand Max warna hitam.
“Berdasarkan keterangan MM dan R selaku sopir, gas LPG 3 kg tersebut rencananya akan dibawa ke Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk dijual kembali,” ujar AKP Jefri.
Selanjutnya, ketiga terduga beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Konawe guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
“Barang bukti berupa 420 tabung gas LPG 3 kg turut kami amankan untuk kepentingan penyidikan,” tambahnya.
AKP Jefri menegaskan, pengungkapan kasus ini merupakan bentuk respons cepat Polres Konawe terhadap keresahan masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir mengeluhkan kelangkaan gas LPG subsidi serta melonjaknya harga di tingkat pengecer.
“Banyak warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kg. Bahkan di beberapa tempat harganya mencapai Rp60 ribu per tabung. Karena itu kami melakukan penyelidikan dan mengambil langkah cepat sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat,” tegasnya.
Diketahui, Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per tabung. Namun akibat kelangkaan yang terjadi, harga di tingkat pengecer dilaporkan melonjak jauh di atas ketentuan yang berlaku.
Laporan: Redaksi












