KITASULTRA.COM | KONAWE – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Unaaha melaksanakan tes urine terhadap 15 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai langkah deteksi dini dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Unaaha dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Kelas IIB Unaaha, Ariq, mengatakan bahwa pelaksanaan tes urine menjadi salah satu langkah pengawasan untuk memastikan lingkungan rutan tetap aman dan kondusif.
Pemeriksaan tersebut juga merupakan bentuk keseriusan jajaran Rutan Unaaha dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba.
“Tes urine ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan serta melaksanakan langkah-langkah preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban di Rutan Kelas IIB Unaaha,” ujar Ariq, Rabu 21 Oktober 2026.
Pelaksanaan tes urine melibatkan petugas medis Rutan Unaaha, Mahisna, bersama jajaran petugas terkait. Pemeriksaan dilakukan terhadap 15 orang WBP melalui tahapan pengambilan sampel urine dan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku, dengan tetap memperhatikan ketertiban serta prinsip kehati-hatian selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh 15 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif narkoba. Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan dan deteksi dini yang dilaksanakan Rutan Kelas IIB Unaaha dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Mahisna, menyampaikan bahwa pemeriksaan urine merupakan salah satu upaya untuk mendukung deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba.
“Pemeriksaan urine dilakukan sesuai prosedur untuk memperoleh hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Melalui kegiatan ini, kami berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan rutan dapat terus diperkuat,” ungkapnya.
Kegiatan tes urine terhadap 15 orang WBP ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Rutan Kelas IIB Unaaha dalam mendukung pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Melalui sinergi antara jajaran pengamanan dan petugas medis, Rutan Unaaha berupaya memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan seiring dengan penguatan pengawasan demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Laporan: Redaksi












