KITASULTRA.COM | KONAWE – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Konawe angkat bicara soal tudingan aset videotron milik Pemda Konawe di Kelurahan Kasupute, Kecamatan Wawotobi disebut mangkrak.
Tudingan itu disampaikan oleh Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Konawe yang menyebutkan videotron tersebut sudah tidak berfungsi dan tidak pernah beroperasi normal lagi.
Kepala Dinas PUPR Konawe, Ilham Jaya, ST, MM mengatakan, bahwa videotron yang dimaksud itu masih berfungsi, hanya saja terkadang mati atau tak menyala karena kekurangan daya listrik.
“Masih berfungsi baik dan normal. Hanya saja memang terkadang tidak menyala, karena kekurangan daya,” kata Ilham Jaya kepada awak media, Rabu (24/9/2025).
Dijelaskannya, saat ini kapasitas daya listrik yang terpasang di videotron itu sebesar 13.200 volt ampere (VA) sesuai dengan angka pembelanjaan.
Sementara itu penggunaan kapasitas listriknya lebih dari itu. Sehingga terkadang oleh warga didapati sedang tidak menyala.
“Itu kelebihan kapasitas, akhirnya sering jatuh spaning (red: MCB atau Miniature Circuit Breaker). Makanya terkadang warga lihat itu sedang mati. Oleh petugas kita itu harus diaktifkan secara manual,” jelasnya.
Untuk menjawab permasalahan itu, lanjut Ilham, pihaknya sudah merencanakan akan menambah kapasitas listrik di videotron itu.
“Kita sudah rencanakan itu untuk penambahan daya, semoga bisa terealisasi,” katanya.
Dikatakan Ilham, kritikan dari GMPK Konawe ini menjadi hal yang baik untuk pembangunan Konawe kedepannya.
Laporan: Redaksi












